Pages

Friday, June 27, 2014

The 100 Year-Old-Man Who Climber Out of The Window and Disappeared - Jonas Jonasson


Judul buku:  The 100 Year-Old-Man Who Climber Out of The Window and Disappeared
Penulis: Jonas Jonasson
Penerjemah: Marcalais Fransiska
Penerbit: Bentang Pustaka
Jumlah halaman: viii+508 halaman
Terbit: Mei 2014 (cetakan pertama)
ISBN: 978-602-291-018-3








"Segala sesuatu berjalan seperti adanya, dan apapun yang akan terjadi, pasti terjadi." (halaman 80)

Seorang pria yang tinggal di Rumah Lansia, Allan Karlsson genap berusia 100 tahun pada tanggal 2 Mei 2005. Untuk merayakan umur Allan yang telah mencapai 100 tahun tersebut, diadakanlah perayaan di Rumah Lansia terebut. Selain para penghuni Rumah Lansia, walikota pun akan turut hadir disertai pers yang meliput.

Sayangnya, Allan tidak berniat untuk datang ke perayaan itu. Allan pun memutuskan untuk kabur dengan melompat, melewati jendela kamarnya dan pergi. Allan pun memutuskan untuk pergi ke stasiun bus untuk menjauhi kota dengan menaiki bus sesuai uang yang ia bawa.

Saat Allan sedang menunggu bus, ia pun didatangi oleh seorang pemuda yang memakai jaket bertuliskan Never Again di punggungnya. Sang pemuda itu menitipkan sebuah koper abu-abu besar pada Allan karena ia ingin ke toilet. Tak lama setelah sang pemuda ke toilet, bus Allan pun datang. Allan ragu. Lalu, dengan nekat, Allan membawa koper besar itu kedalam bus.

"Ketika kau sudah hidup terlalu lama, akan mudah sekali bertindak semaunya." (halaman 9)

Sementara itu, Direktur Alice- pemilik Rumah Lansia- pun menyadari hilangnya Allan. Walikota yang mengetahui hal ini pun segera mengutus polisi untuk mencari Allan. Disisi lain, si pemuda berjaket Never Again pun menyadari hilangnya koper yang ia bawa serta kakek yang dititipinya. Geram, si pemuda pun menyusul Allan setelah menanyakan dengan kasar pada penjual tiket.

Bagaimanakah kisah Allan selanjutnya? Apa sebetulnya isi koper itu? Apa Allan berhasil ditangkap? Apa sajakah kisah hidup Allan hingga mencapai usia 100 tahunnya?

Image Source [here] Edited by me at [here]
Pertama kali saya mengenal novel ini dari Goodreads, hanya saja saya tidak membaca secara rinci sinopsisnya. Saya tertarik dengan judulnya yang panjang serta unik, dan cover novelnya yang enak dipandang mata.
The Hundred-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared
Cover Hesperus Press
Tak disangka, bulan Mei lalu, Penerbit Bentang pun menertbitkan terjemahan dari novel ini, dengan sampul hijau yang tak kalah cantik. Saya pun segera membelinya. Novelnya sendiri ternyata lumayan tebal (sekitar 500 halaman). Tapi saya tetap penasaran dengan kisah kakek yang melompat dari jendela ini.

Kisah novel ini sendiri alurnya maju mundur menceritakan ia memulai pekerjaannya di pabrik pembuat bahan peledak saat muda, sehingga Allan mulai mengenal cara membuat bahan peledak hingga Allan dicari saat masa Perang Dunia karena bakatnya membuat bahan peledak, yang membuatnya berkeliling dunia (dan dengan hebatnya lolos dari segala macam bahaya) serta mengenal tokoh-tokoh dunia, hingga Allan pun sampai di Rumah Lansia.

Novel ini diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga, yang mana sangat pas agar bisa menyoroti kisah konyol orang-orang yang mengejar Allan.Novel ini sendiri tergolong humor, namun saya sendiri kurang meresapi humor yang ada. Mungkin komedi yang ditampilkan akan lebih dapat dinikmati dalam bahasa aslinya. Namun, terjemahannya sendiri cukup baik dan dapat diikuti dengan lancar.

Diawal hingga pertengahan, saya sebetulnya mengalami kejenuhan, namun ada satu hal menarik dalam pertualangan Allan. Indonesia! Ya, nama Indonesia sering kali disebut bahkan merupakan salah satu latar tempat utama di novel ini. Walaupun untuk diakui, citra Indonesia sebagai "negara dimana segala sesuatu dapat dibeli dengan uang" agak menyedihkan dan membuat saya bertanya-tanya apakan citra Indonesia begitu dimata orang luar? (Saya agak menyetujui citra ini sebetulnya kadang :p) Semoga tidak ya, dan Indonesia bisa mendapat citra yang lebih baik

Satu hal yang kurang dari novel ini adalah halamannya yang buram. Saya mengerti hal ini dilakukan untuk menekan dana produksi, namun hal ini terkadang mengganggu saya dalam membaca novel Allan ini.

Tapi keseluruhan novel ini sangat baik serta seru karena kekonyolan Allan. Bahkan, kisah Allan ini akan diangkat ke layar lebar, dan rilis tanggal 5 Juli di UK. Berharap saja di Indonesia segera hadir :)


4 balon buat kisah konyol Allan

 AA


Ayo baca novel ini dan buat reviewnya! Info lebih lanjut [disini]
*Review ini diikutsertakan dalam New Author Reading Challenge 2014

4 comments:

  1. Masa ada Indonesianya ya? Nyesel kemarin ada kesempatan tidak beli....hehe^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ada :)
      beli dong, rasanya buku ini ga akan bikin kamu kecewa buat baca... hahaha

      Delete
  2. baca ini juga biar lebih jelas Siapa dibalik penulis jonas jonasson dan kenapa kok ada cerita tentang indonesia di dalamnya. kalau sekarang anda mencari di dalam tulisannya tentang indonesia sudah pasti 100% tidak mungkin ada. silahkan baca -> https://1data.wordpress.com/2015/04/20/cerita-menarik-tentang-kehidupan-si-penulis-jonas-jonasson/

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...